Mengetahui zona apa saja di otak anda sangatlah berguna dalam pemanfaatan kemampuan otak. Dengan mengetahui zona atau fungsi otak kita dapat melakukan aktivitas atau latihan terhadap otak kita agar dapat bekerja dengan maksimal.
Ada lima zona yang ada pada otak kita.
Zona eksekutif / sosial
Bagian depan kotreks (penutup luar otak yang berkeriput) memingkinkan anda melihat tujuan-tujuan anda pada masa depan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjalankan rencana-rencana anda. Ia juga terlibat dalam hubungan dengan orang lain dengan cara-cara yang produktif. Termasuk menangkap sinyal-sinyal mengenai sikap mereka dan memilih respons yang paling efektif.
Inilah zona intelegensi dalam otak manusia yang paling mutakhir dikembangkan. Ia berfungsi dengan cara yang benar-benar khas manusia : menjalankan rencana-rencana yang dirancang untuk mencapai tujuan-tujuan masa depan yang disusun secara sadar, menyeleksi cara-cara interaksi sosial yang akan mendatangkan manfaat jangka panjang terbesar, dan mendaptkan kembali data dari ingatan jangka panjang dan menggunakannya untuk menysun citra-citra dari data yang sama jika sudah aktif dimasa depan. Disitulah kedudukan “karakter” manusia (sebuah galaksi respon-respon yang konsisten yang melibatkan tanggung jawab dan kesanggupan untuk menerima kepercayaan).
Zona ingatan
Merupakan komponen semua keterampilan kognitif. Otak menyandikan data yang dianggapnya bermanfaat dan menyimpannya di dalam korteks, sering di dekat area indera yang berhubungan dengan setiap bagian komponen ingatan. Sebelum disimpan, data yang masuk melewati interiaor otak, area yang lebih primitif untuk mengambil tindakan yang dibutuhkan untuk bertahan.
Ingatan adalah mitra dalam mengembangkan semua keterampilan mental lain. Kunci untuk belajar adalah kemampuan otak untuk mengubah pengalaman yang ada sekarang menjadi sandi dan menyimpan agar di kemudian hari, pengalaman tersebut dapat dipanggil kembali demi kepentingan anda. Otak menyandikan beberapa jenis masukan dari indera-indera secara permanen tanpa anda mengusahakknya secara sadar. Ia juga dapat menyimpan jenis-jenis data lainnya sebab anda secara sadar menyerahkan data itu melalui gelungan latihan secara berulang-ulang yang kebetulan, juga dapat terjadi saat anda tidur.
Zona emosional
Respons emosional kita, yang secara sadar sering tidak dapat kita munculkan atau kita kendalikan, biasanya diproses di bagian orak tengah ang lebih tua dan bukannya di korteks bagian luar. Otak terutama adalah sarana untuk menjamin kelangsungan hidup. Bukan spekulasi, sehingga respon sering dibutuhkan pada tataran bawah sadar.
Neurosains telah mengungkapkan lokus di dalam otak yang berisi inrea-indra emosional kita, dan jalur-jalur saraf yang menghubungkan emosi dengan fungsi-fungsi “intelektual” pikiran. Emosi terkait erat dengan pemahaman, dan dnegan pemeliharaan kesehatan sel-sel otak serta sistem imun tubuh kita.
Zona bahasa dan matematika
Data terperinci yang membentuk “pohon-pohon” dan hutan-hutan itu terutama diproses pada sisi kiri korteks di dekat pelipis. Di dekat cuping temporar juga terdapat bagian-bagian otak yang mengendalikan pembicaraan dan bahasa. Baik pemahaman abstrak maupun gerakan motor sama-sama dibutuhkan dalam pemicaraan.
Penguasaan bahasa kita pada saat byi begitu instingtif dan otomatis sehingga kadang-kadang kita menganggapnya memang sudah seharusnya demikian. Bukti yang ditemukan akhir-akhir ini menunjukkan bahwa kemauan sepanjanh hayat untuk mendorong perkembangan kemampuan linguistik kita dapat membantu menjaga cabang-cabang dendrit sel otak kita agar tidak menyusut, dan bahkan bisa membantu mencegah penyakit alzheimer.
Kebanyakan kita termasuk kelompok yang punya kemampuan matematika dasar yang sama. Jadi, mengapa banyak sekali di antara kita yang menghindari kalkulasi aritmatika mental dan permainan matematika dengan alasan bahwa kita “tidak pandai matematika” ?
Zona spasial
Otak memproses data yang masuk mengenai ukuran, proporsi, bentuk, volume relatif, dan nilai-nilai spasial lainnya terutama dengan neuron-neuron di sisi kanan, area berwarna di bagian belakang korteks (kanan) menunjukkan area belakang kepala, tempat data visual pertama kali diproses, lalu dkirim ke tempat lain untuk ditafsirkan.
Kemampuan visio spasial anda sesungguhnya adalah jenis-jenis kemampuan yang banyak dan berbeda-beda. Dari menangkap detail, hingga memahami pengaturan detail-detail itu menjadi berbagai pola, sampai mencocokkan pola-pola tersebut ke dalam suatu landasan pengetahuan sehingga anda tahu apa yang harus dilakukan dengannya.
Yang Suka Komentar