Keliling Kota

Icon

menulis apa yang dilihat, melihat apa yang ditulis….

CINTA TAKDIR DAN OBSESI

Pernah nggak kalian ngerasa ada sesuatu yang ingin kita sampein tapi nggak bias. Ingin banget teriak tapi nggak bias. Ingin suatu malam itu berlalu dengan cepat. Atau sebaliknya ingin malam itu berjalan lambat.
Mungkin inilah hidup kita. Hidup dengan sejuta kejutan. Hidup dengan sebuah kepastian dan dengan ketidak sengajaan. Hidup dengan ingatan-ingatan masala lalu dan bias masa depan. Semua sepertinya berjalan menjadi satu. Berjalan menjadi sebuah alunan lagu. Merdu, syahdu, ceria, sendu, ramai, yang bias negbuat kita jadi senang, sedih, susah, bahagia, bingung. Dan inilah kita. Kita sebagai pemeran utama dalam kehidupan kita. Pemeran pembantu dalam kehidupan orang-orang di sekitar kita.
Sedikit mengutip dari lirik lagu yang pernah dinyanyiin almarhum chrisye – matahari
Musim berlalu, resah menanti.
Matahari pagi, bersinar gelisah kini
Semua bukan milikku
Musim itu tlah berlalu
Matahari segera berganti
Kapan badai pasti berlalu
Resah aku menunggu
Badai pasti berlalu
Semua mempunyai awal, proses dan akhir. Semua mempunyai alur. Dan bukan hanya kita yang ada dalam alur itu bukan pula mereka yang mempunyai alur kita. Tapi semuanya, smeuanya mempunyai sebuah alur dan mereka juga mengisi alur itu. Semua itu bukan milik kita. Kalau lebih kasar buat diomongin kita adalah boneka kehidupan yang berjalan seiring dnegan takdir kita.
Ngomongin takdir, Pernah nggak kita ngerasa kalo hidup kita bakal didatangi oleh 3 macam orang. Pertama orang yang kamu cintai. Orang yang mencintai kamu, dan orang yang menjadi takdir kamu. Merekalah pengisi kehidupan kita. Siapapun itu. Pertanyaannya siapa takdir kita ? . kita nggak tahu kan ?. karna itu jangan deh kalian memaksakan kehendak kita untuk mendapatkan orang yang kita cintai. Sebuah pesan singkat pernah saya dapatkan kira-kira bunyinya seperti ini : cinta itu adalah memberikan yang terbaik untuk orang yang kita cintai. OBSESI itu melakukan apapun untuk mendapatkan orang yang kita cintai. Kalau kita memaksakan diri itu bukan cinta cuy. Itu obsesi. Kenapa kita nggak berusa sebaik mungkin memberikan sesuatu yang terbaik itu. Bukan sesuatu yang buruk. Kebencian, tangis, sendu, hanya akan bikin kita sakit dan sakit hanya akan memberatkan pikiran kita. Geisya aja pernah bilang pelan-pelan saja. Pelan-pelan pelan saja buat ngadepi apaun itu. Jangan terburu-terburu karena apa tergesa-gesa berarti obsesi.
Buat kalian yang mungkin saat ini lagi ngadepin sesuatu yang pahit. Sesuatu yang suram, coba deh buat berfikir sejenak. Siapa yang memulainya. Nggak baik terus menyalahkan nggak baik terus tenggelam dalam hal seperti itu. Buat kalian yang mungkin saat ini ngadepi sesuatu yang manis. Nggak seharusnya kita berlebihan menanggapi hal yang manis itu. (sayapun baru menyadarinya). Karena yang manis itu belum tentu akan manis tapi bisa berubah. Buat kalian yang mungkin saat ini sedang menunggu, sabar aja. Tuhan punya jawaban tentang itu. Melalu teman, sahabat, keluarga, atau kejadian disekitarmu. Gusti Allah Mboten Sare. Buat kalian yang mungkin lagi ngadepin sebuah perpisahan. Jangan larut-larut dalam keadaan itu. Jangan terlalu lama. Dan buat kalian yang mungkin akan ngadepin perpisahan, lakukan yang terbaik untuk orang itu. Berpisahlah dengan baik kalo emang harus terjadi. Jangan terlalu Berobsesi utnuk berpisah dan jangan terlalu berobsesi untuk melakukan hal yang terbaik itu. Buat kalian yang lagi baca artikel ini. Moga bisa sedikit menambah jawaban atas semua pertanyaan yang udah kalian tanyain pada rumput yang bergoyang.
Jelas diriku tlah mencintaimu
Tak pernah kubiarkan apapun menyakiti hatimu
Cintaku
Jelas hatiku, tlah menyayangimu
Tak pernah ada rasa selain kurasakan cintamu
Cintamu

Kau yang membuat diriku merasa berarti
Menjalanis egalanya
Ku ingin bersamamu
Kuingin cintamu untuk selamanya

Tulusnya cintamu, tlah membuat hatiku
Mengerti slama ini yang kucari hanyalah dirimu kekasihku

Tak akan kubiarkan kau jauh dari diriku
Apa yang kurasakan tanpamu
Dan tak akan kulepaskan semua tentang dirimu
Tak ingin ku tanpa dirimu

Terakhir, berikan yang terbaik. Berikan yang terbaik bukan hanya untuk orang yang kamu cintai saja tetapi untuk semua orang. Semua orang yang menyayangi kita. Karena itulah takdir kita. Lirik di atas sangat jelas, kita masih hanya ingin saja. Bukan yang lainnya bukan sebuah OBSESI. Dan akan selalu memberikan yang terbaik. Salam hangat dari rerumputan.
Star paradise, kawasan tanpa batas untuk memandang

Category: catatan, cowok-cewek, mode on

Tagged:

2 Responses

  1. LorVarlyrom says:

    sangat menarik, terima kasih

Leave a Reply

Secangkir Kopi Anget

alhamdulillah, akhirnya setelah sekian lama, blog saya hilang tanpa jejak, akhirnya saya memperbarui domain dan hosting (walau masih gratis), dengan konsep dan tema yang sedikit berbeda. disini bakal banyak, cerita, tutorial, curhat, obrolan nggak jelas, dan berbagai posting lainnya.

Twat-Twit