Jul 7, 2010
Memandang hidup…
Sobat, tak terasa sudah di pertengahan tahun. Banyak cerita-cerita tentang pengorbanan, banyak cerita-cerita bagaimana saling berbagai kepada sesama, banyak cerita-cerita tentang bagaimana kita bisa memaknai hidup selama bulan januari sampai sekarang ini.
Sedikit gambaran, dari sebuah artikel yang saya baca. Di sana dituliskan We don’t see the world as it is,We see the world as we are,or as if we conditioned to see it. (Stephen Covey )
Dari sinilah saya mulai memahami kenapa kita selalu merasa gagal, kenapa kita selalu merasa berhasil, kenapa kita selalu merasa sedih. Padahal setiap orang diciptakan dengan kemampuan yang sama namun mempunyai kelebihan yang berbeda tergantung mana yang ia geluti. Apakah hanya dari kelebihan itu orang bakal sukses, atau bakal gagal. Tidak kan ??
Seperti kata stephen covey tadi, kita tidak bisa melihat dunia ini seperti yang sebenarnya tetapi kita melihatnya seperti yang kita mau, atau yang kita lihat adalah sesuatu yang emang kita kondisikan seperti itu.
“hidup emang kejam”, nggak juga lho buktinya orang yang mendapat musibah bisa bangkit. Hal itu karena kita menginginkan hal itu. Sebagai contoh ada seseorang yang merasa bahwa dia emang selalu beruntung dengan apapun. Sehingga kita mengkondisikan seperti bahwa kita bakal beruntung. Dan apa yang terjadi hal tersebut mengakibatkan kita menjadi beruntung.
Karna itulah sobat, bukan hanya kemampuan, kelebihan, keberuntungan, ataupun takdir saja yang akan menggerakkan hidup kita tetapi ada satu hal yang sangat penting untuk kita yaitu sudut pandang kita terhadap hidup ini. Bukan salah anda bila anda gagal atau tak beruntung, tapi cara pandang anda terhadap hidup inilah yang membuatnya seperti itu. Bukankah Tuhan maha adil dan maha penyayang. Tak mungkin membuat anda menjadi terpuruk. Tapi andalah yang meminta seperti itu. Cobalah untuk mengkondisikan seperti orang-orang yang sukses dan beruntung…………(Alf)
senangnya